Mataram –  Mengingat Provinsi NTB masih dihadapkan permasalahan kepadatan dan penyebaran penduduk yang tidak merata, kemiskinan, pengangguran dan masalah sosial lainnya, maka dalam pelaksanaan pembangunan daerah, program Transmigrasi masih menjadi salah satu pilihan yang tepat, guna mengatasi masalah tersebut. Penyediaan areal tanah untuk permukiman Transmigrasi merupakan faktor yang sangat menetukan bagi keberhasilan penyelenggaraan Transmigrasi.

Rabu (27/4) Disnakertrans Nusa Tenggara Barat Dengan diselenggarakannya Rapat Koordinasi dan Validasi Data Pertanahan Transmigrasi di wilayah Nusa Tenggara Barat. Pada Acara tersebut di hadiri oleh Direktur Penyediaan Tanah Transmigrasi  Ditjen PKP2Trans kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI, Direktur Pelayanan Pertanahan Transmigrasi Ditjen PKTrans Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI, Kepala kantor wilayah badan pertanahan nasional provinsi serta kab/kota. Acara dilaksanakan pada tanggal 26-27 April 2017 di Mataram square.

Dengan diselenggarakan Rapat Koordinasi dan Validasi Data Pertanahan Transmigrasi wilayah Nusa Tenggara Barat berfokus dalam penanganan penataan pertanahan lebih ditingkatkan lagi, data penataan pertanahan yang telah dan yang akan dilakukan akan dapat diketahui dengan lengkap dan akurat dan permasalahan yang ada dapat diketahui dengan lengkap dan akurat guna menemukan solusi terbaik untuk penyelesaiannya