Akselerasi Kompetensi SDM NTB, Disnakertrans Siapkan Ekosistem Magang Kerja dan Kuliah di Jepang

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB sukses menyelenggarakan dialog strategis antara Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto, M.Pd., dengan seribu lebih calon pekerja migran dan alumni magang Jepang di Ballroom Islamic Center Mataram, Rabu (15/4/2026). Agenda ini menjadi bukti nyata komitmen Disnakertrans dalam memfasilitasi peningkatan kualitas SDM desa agar mampu bersaing di pasar kerja internasional secara prosedural.
Mendes PDT RI, Yandri Susanto, M.Pd., menegaskan bahwa latar belakang sebagai anak desa bukanlah penghalang untuk menggenggam peluang dari kuota 45 ribu tenaga kerja di Jepang. “Peluang ini adalah pilihan untuk memperbaiki kualitas kehidupan. Bekali diri dengan bahasa dan pengalaman, karena pemerintah hadir memastikan kalian pulang menjadi orang hebat yang membangun desa masing-masing,” ujar Menteri Yandri.
Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., mengapresiasi langkah cepat Disnakertrans dalam menangkap peluang kerja sama internasional ini. Beliau berpesan agar para peserta tetap menjaga karakter santun masyarakat NTB di luar negeri. “Sukses kalian akan menjadi inspirasi. Jaga adab dan kesantunan agar tidak mencederai kesempatan bagi generasi berikutnya,” ungkap Wagub yang akrab disapa Umi Dinda.
Kepala Disnakertrans Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa antusiasme tinggi ini didorong oleh jaminan keamanan kerja dan pendapatan yang menjanjikan bagi ekonomi keluarga di desa. “Bekerja ke Jepang ini peluang emas dengan gaji antara Rp17 juta hingga Rp25 juta per bulan. Kehadiran seribu orang hari ini adalah bukti SDM kita siap menjemput peluang global,” tegas Pak Kadis Aidy Furqan.
Lebih lanjut, Pak Kadis menjelaskan bahwa Disnakertrans tidak hanya sekadar memberangkatkan, namun telah menyiapkan ekosistem pendukung melalui pelatihan bahasa dan sertifikasi. Langkah ini diambil agar pekerja migran asal NTB memiliki daya tawar tinggi serta perlindungan hukum yang kuat selama masa kontrak di luar negeri.
Di sisi lain, Mendes PDT mendorong para alumni magang untuk bertransformasi menjadi penggerak ekonomi desa melalui pengalaman dan modal yang didapat dari luar negeri. Sinergi pusat dan daerah ini diharapkan mampu mengelola potensi lokal secara profesional sejalan dengan visi pembangunan desa yang mandiri.
Acara yang berlangsung interaktif ini menjadi ajang diskusi dua arah guna memperkuat sinergi antara Disnakertrans NTB, pemerintah pusat, dan mitra strategis. Kolaborasi ini diproyeksikan menjadikan NTB sebagai lumbung tenaga kerja profesional yang mampu mengungkit ekonomi daerah berbasis pengalaman internasional.





