Disnakertrans : Monitoring dan Evaluasi Program PPA-PKH 2017

Mataram _ Pada tahun 2017 ini Provinsi NTB melalui Disnakertrans Prov. NTB mendapatkan 5 daerah kab/kota kegiatan PPA-PKH dari anggaran Ditjen Binwasnaker Kemenaker RI yaitu Kab. Lobar, Lotim, Sumbawa, Dompu dan Kota Bima, sebanyak 19 shelter dengan jumlah anak sebanyak 570 orang, selama 15 hari penuh dan tenaga pendamping sebanyak 57 orang. Program PPA – PKH adalah sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberi perlindungan kepada anak bangsa mengingat dalam beberapa tahun terakhir ini Pemerintah telah melakukan pendampingan terhadap anak – anak putus sekolah melalui Program Pengurangan Pekerja Anak dalam menunjang Program Keluarga Harapan (PPA-PKH).”Sebab, anak harus mendapatkan kesempatan meraih haknya untuk bermain, mendapat kasih sayang, maupun kesempatan mendapatkan akses pendidikan dengan baik,” dengan harapan bisa mengurangi jumlah pekerja anak dari Keluarga sangat miskin dan menarik mereka dari tempat kerja menuju dunia pendidikan.
Pelaksanaan program PPA-PKH di wilayah P. Lombok , Kabupaten Lombok Timur dan Lombok barat masing-masing sebanyak 120, wilayah P. Sumbawa program PPA-PKH dilaksanakan di 3 daerah Kab/ Kota yaitu Kota bima 90 orang, Kab. Dompu 120 anak dan Kab. Sumbawa 120 anak. Selama 15 hari anak-anak ini diberikan motivasi, pendampingan dan pengenalan kembali pelajaran sekolah oleh para tutor dan pendamping hingga pada saatnya tahun ajaran baru mereka siap untuk kembali ke dunia pendidikan. Tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan ini adalah mengurangi jumlah pekerja anak dari rumah tangga sangat miskin, yang karena situasi dan kondisi terpaksa berhenti sekolah dan harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Maka anak-anak ini kemudian akan kita tarik hingga pada akhirnya dapat kembali ke sekolah.
Kepala Bidang Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan, Bapak Drs. H. Muh. Sudarman, MM selaku penanggungjawab Tim Provinsi pelaksanaan kegiatan Pengurangan Pekerja Anak untuk mendukung Program Keluarga Harapan ( PPA- PKH) 2017 bersama tim laiinya sedang melakukan monitoring dan evaluasi pasca pelaksanaan PPA-PKH 2017 di wilayah P. Lombok dan P. Sumbawa. Menurut Bapak Drs. H. Muh. Sudarman, dari hasil evaluasi tersebut adalah : Pelaksanaan PPA-PKH selama 15 hr di masing- masing shelter secara umum sudah berjalan dengan baik, walupun masih ada beberapa kekurangan masih bisa teratasi; Meminta kepada kepala UPTD Pengawasan P. Lombok maupun Sumbawa bersama tim teknis utk berkoordonasi dengan SKPD terkait seperti Dinas Pendidikan , Kantor Wilayah Kementrian Agama, Dinas Sosial dan Disnaker agar anak- anak yang sudah diberikan pembekalan, pendampingan, pembelajaran oleh para tutor dan pendamping mau kembali ke dunia pendidikan atau sekolah. (bm_nakertrans)




