Disnakertrans NTB Luncurkan Skill Center, Cetak Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing

Bertepatan dengan peluncuran Desa Migran Emas Nasional, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB juga meresmikan berdirinya Skill Center sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia. Kehadiran Skill Center ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja NTB, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Acara peluncuran ini digelar di Rinjani Ballroom Hotel Lombok Raya, Kamis (11/9/2025).
Plt. Kepala Disnakertrans NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., menyampaikan bahwa Skill Center dibangun sebagai jawaban atas tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Skill Center ini bukan hanya tempat pelatihan teknis, tetapi juga pusat pengembangan SDM secara menyeluruh. Kami ingin menyiapkan generasi tenaga kerja NTB yang terampil, berkarakter, dan mampu bersaing di era global,” tegasnya.
Skill Center memiliki berbagai fungsi penting. Pertama, menjadi pusat pelatihan dan sertifikasi kompetensi, yang menyelenggarakan pelatihan berbasis kebutuhan industri sekaligus memfasilitasi sertifikasi profesi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terakreditasi. Bidang pelatihan yang dibuka mencakup sektor teknik, pariwisata, pertanian, perikanan, IT, hingga kewirausahaan.
Kedua, Skill Center juga fokus pada pengembangan soft skills dan karakter kerja. Peserta tidak hanya dilatih keterampilan teknis, tetapi juga etika, disiplin, komunikasi, dan kemampuan kerja sama tim agar siap memasuki dunia kerja maupun membuka usaha sendiri.
Selain itu, Skill Center akan berperan sebagai pusat informasi pasar kerja, menyediakan data peluang kerja di dalam dan luar negeri, serta menjadi jembatan antara pencari kerja dan perusahaan. Melalui program ini, Disnakertrans NTB juga berkomitmen mendukung pemberdayaan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.
Lebih jauh, Skill Center didesain untuk mendukung program transmigrasi produktif dengan memberikan pelatihan keterampilan bagi calon transmigran agar mandiri dan produktif di lokasi tujuan.
Tidak hanya itu, fasilitas ini juga berfungsi sebagai inkubator wirausaha, membimbing alumni pelatihan dalam merintis usaha kecil melalui pendampingan manajemen, akses permodalan, serta dukungan teknis dan pemasaran.
Dengan berbagai peran tersebut, Skill Center Disnakertrans NTB diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM, penurunan angka pengangguran, sekaligus penguatan ekonomi daerah.
“Skill Center ini adalah investasi jangka panjang bagi tenaga kerja NTB. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak muda NTB memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkompetisi, dan berkontribusi bagi pembangunan,” tutup Baiq Nelly.




