Disnakertrans NTB Siap Antar Anak Muda ke Dunia Kerja Global Lewat Pendidikan Vokasi Legal dan Profesional

Mataram, 17 Juni 2025 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan vokasi dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global. Hal ini ditegaskan oleh Plt. Kepala Disnakertrans NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., saat membuka secara resmi Kuliah Umum Lembaga Pendidikan Keterampilan Nasional (LPKN) Mataram Tahun Ajaran 2025–2026 di Hotel Golden Palace, Selasa (17/06/2025).
Kegiatan ini juga dihadiri jajaran pimpinan LPKN, instansi terkait seperti Imigrasi, BP3MI, Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pendidikan Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Barat, serta ratusan mahasiswa baru LPKN.
Dalam sambutannya, Baiq Nelly menyampaikan bahwa Disnakertrans NTB menempatkan pendidikan vokasi sebagai pilar utama dalam agenda pembangunan ketenagakerjaan daerah. LPKN, sebagai salah satu mitra strategis, dinilai telah berkontribusi besar dalam penyiapan tenaga kerja yang kompeten dan terserap di sektor formal, baik dalam maupun luar negeri.
“Sejak 2012, LPKN telah membuktikan komitmennya. Lebih dari 90 persen lulusannya langsung bekerja sebelum wisuda. Ini adalah contoh nyata bagaimana vokasi menjawab tantangan pasar kerja,” kata Baiq Nelly mengapresiasi.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB saat ini tengah mendorong penempatan tenaga kerja ke luar negeri di sektor formal secara legal dan profesional sebagai program unggulan. Negara tujuan seperti Jepang, Jerman, dan Turki menjadi sasaran prioritas dengan kuota ribuan kesempatan, khususnya program magang ke Jepang yang menawarkan gaji di atas Rp12 juta per bulan.
Namun demikian, Baiq Nelly menegaskan bahwa peluang ini tidak dapat dimanfaatkan tanpa kesiapan yang matang dari calon tenaga kerja, baik dari aspek keterampilan, penguasaan bahasa asing, kedisiplinan, dan manajemen keuangan pribadi.
“Kami ingin anak-anak NTB bukan hanya sukses bekerja, tapi juga pulang membawa tabungan dan pengalaman untuk menjadi pengusaha di tanah air,” katanya.
Ia menyebutkan Disnakertrans juga memfasilitasi berbagai program strategis seperti magang ke Jepang dengan kuota 15.000 orang nasional, termasuk peluang kerja di Jerman yang menawarkan pendidikan gratis jenjang D3, serta rencana pengembangan pelatihan bahasa asing, seperti bahasa Jepang dan Jerman, di NTB.
Lebih lanjut, Nelly mengajak mahasiswa untuk memiliki mimpi dan perencanaan yang jelas sejak dini.
“Kalau ingin jadi chef, tentukan chef di mana? Di Turki? Maka kuasai juga bahasa Turki. Begitu juga yang ingin ke Jepang—pelajari bahasa Jepangnya. Pemerintah sudah siapkan kuota, tapi tanpa semangat dan kesiapan yang matang dari adik-adik, tidak akan maksimal,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Plt. Kadisnakertrans Provinsi NTB yang juga menjabat sebagai Kepala BPSDMD NTB tersebut menekankan bahwa suksesnya mahasiswa bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga keluarga, lembaga pendidikan, dan pemerintah.
“Kami ingin alumni LPKN menjadi tenaga kerja profesional yang disiplin, punya konsep masa depan, dan mampu mengangkat nama baik daerah dan negara di mata dunia,” pungkas Nelly.
Direktur LPKN Training Center Mataram, Naktika Sari Dewi, SE., MM., dalam laporan kepanitiaannya menyebut bahwa kuliah umum ini menjadi titik awal pembentukan karakter dan orientasi karier mahasiswa. Ia juga menyampaikan harapan agar BP3MI dan Imigrasi terus mendukung legalisasi keberangkatan lulusan ke luar negeri.
“Kami tegak lurus dengan pemerintah. Tidak ada kompromi terhadap praktik ilegal dalam pengiriman tenaga kerja. LPKN bekerja sama dengan lebih dari 20 P3MI untuk memastikan semua prosedur dijalankan sesuai aturan,” tegas Dewi.
LPKN Mataram sendiri memiliki empat program studi vokasi unggulan: Perhotelan Kapal Pesiar, Junior Chef, Administrasi Perkantoran dan Bisnis, serta Komputer Akuntansi dan Perpajakan.
Kehadiran Disnakertrans NTB dalam kuliah umum ini menunjukkan komitmen pemerintah provinsi NTB yang serius dalam mendampingi lembaga vokasi yang memiliki kesamaan visi untuk menjadikan NTB sebagai salah satu pusat penyiapan tenaga kerja berkualitas yang mampu menembus pasar global secara terhormat dan profesional.




