Disnakertrans Prov. NTB : Sosialisasikan Kartu Prakerja

Mataram – Disnakertrans Prov. NTB mulai melakukan sosialisasi program kartu prakerja. Kementerian Tenaga Kerja RI telah menurunkan tim, dipimpin Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Caswiyono Rusydie melaksanakan sosialisasi di Kantor Dinas Nakertrans Provinsi NTB. Hadir langsung dari unsur Dinas Nakertrans Provinsi NTB dibawah koordinasi kepala dinas, Dr. Muh. Agus Patria, SH, MH, dinas-dinas terkait dan asosiasi LPK.
Dalam sosialisasi ini, ditekankan pentingnya seluruh stakeholder yang terlibat memahami implemenstasi berikut tatacara mekanisme tahap demi tahap. Untuk itu sangat diperlukan pemetaan data pencari kerja dan proyeksi penyerapan tenaga kerja serta verifikasi kesiapan BLK, LPKS dan BLK Komunitas.
Syarat penerima program kartu prakerja adalah WNI, berusia paling rendah 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pedidikan formal. Kuota program kartu prakerja ditujukan untuk 2 juta peserta seluruh Indonesia dengan 1,5 juta peserta untuk lembaga pelatihan swasta, BUMN dan BUMD dengan implementasi akses digital melalui platform digital swasta (Gojek, Tokopedia, Jobstreet, dan lainnya) dan 500 Ribu peserta untuk lembaga pelatihan pemerintah dan binaannya (swasta, industri, pemerintah) dengan implementasi akses reguler melalui platform digital pemerintah (SISNAKER) melalui fasilitasi pemerintah dan pendamping (offline) untuk membantu peserta mendaftar online secara kolektif.
Ada tiga kategori lokasi sasaran dengan karakteristik masing-masing kategori kantong CPMI, yaitu Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa dan Bima
Kategori Kawasan Destinasi Super Prioritas (KEK Mandalika) yaitu Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur dan kategori dampak PHK yaitu Dompu dan Lombok Utara.
Tentang penentuan dan pembagian jumlah kuota kartu prakerja reguler masih menunggu data lapangan yang sedang digarap oleh instansi ketenagakerjaan di masing-masing wilayah. Dari data lapangan tersebut baru bisa diperoleh besaran kuota masing-masing kota/kabupaten sesuai dengan karakteristik tersebut di atas.
Langkah awal yang dilakukan oleh calon peserta program kartu prakerja dengan akses reguler adalah memiliki akun pada platform digital pemerintah SISNAKER melalui https://account.kemnaker.go.id .
Peran pemerintah daerah dalam program kartu prakerja menurut Perpres No.36 Tahun 2020 pasal 28 bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan dalam pelaksanaan program kartu prakerja dalam bentuk sosialisasi pelaksanaan program kartu prakerja, penyediaan data lembaga pelatihan yang berkualitas di masing-masing daerah, penyediaan data kebutuhan Tenaga kerja oleh industri di daerah dan fasilitasi pendaftaran peserta dan pemilihan jenis pelatihan pada program kartu prakerja.
Seperti diketahui, program kartu prakerja adalah salah satu program unggulan presiden sebagai bagian tak terpisahkan dari visi untuk membentuk SDM unggul sebagai program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja/buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, dan/atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Tujuan utama dari program ini adalah memberikan suatu jalan keluar yang bersifat produktif, renumeratif terhadap permasalahan klasik dan kontemporen di dunia ketenagakerjaan yang meliputi pengembangan kompetensi kerja, reskilling maupun upskilling yang bermuara pada ditemukannya pilihan yang bersifat rasional solutif bagi peserta program.
Pilihan dimaksud bisa berupa kemampuan membuka peluang kerja secara mandiri, mendapatkan peluang kerja dalam hubungan kerja di berbagai sektor usaha, serta meningkatnya karier sebagai buah dari meningkatnya kompetensi.
Di era ekonomi yang cenderung stagnan sebagai imbas dari kondisi ekonomi global yang akhir-akhir ini diperparah dengan isu merebaknya virus Corona di seluruh dunia, maka diharapkan program kartu prakerja bisa menjadi jawaban yang bersifat spesifik terhadap perekonomian dan kondisi ketenagakerjaan Indonesia.




