Karir Expo 2025 Ramai Diserbu, Disnakertrans NTB Ajak Generasi Muda Tak Ragu Raih Peluang

Persoalan lapangan kerja masih jadi PR besar di NTB. Karena itu, setiap ada ruang dan peluang untuk membuka akses kerja, Pemerintah Provinsi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB pasti akan berdiri paling depan memberi dukungan.
Hal itu kembali ditegaskan oleh Plt. Kepala Disnakertrans NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., saat menghadiri Karir Expo 2025 yang digelar Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok pada Rabu-Kamis (3-4/09/2025). Acara ini diikuti 39 perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari perhotelan, pariwisata, penerbangan, pelayaran, BUMN, hingga inkubator bisnis, dengan total 1.200 lowongan kerja yang ditawarkan.
“Lapangan kerja ini masih jadi tantangan utama setelah pendidikan dan kesehatan. Jadi kegiatan seperti Karir Expo ini harus terus ada, supaya anak-anak kita punya akses lebih luas. Bukan hanya untuk bekerja di dalam negeri, tapi juga kesempatan ke luar negeri,” ujar Baiq Nelly.
Ia juga menjelaskan, Pemprov NTB melalui Disnakertrans telah menyiapkan Skill Center sebagai pusat layanan terpadu untuk tenaga kerja. Di sana, masyarakat bisa mendapat informasi tentang pelatihan, peningkatan keterampilan, sampai update lowongan kerja terbaru.
Menurutnya, kolaborasi dengan kampus seperti Poltekpar Lombok sangat penting karena sejalan dengan misi pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang tak hanya siap kerja, tapi juga siap bersaing di level nasional bahkan internasional.
Direktur Poltekpar Lombok, Dr. Ali Murtadzor, S.Sos., M.M., CHCM., CHE., menambahkan bahwa pihaknya menargetkan 70 persen lulusan bisa langsung bekerja, dan 30 persen lainnya memilih jalur wirausaha.
“Bahkan sebelum wisuda, mahasiswa sudah kami dorong untuk punya pekerjaan atau usaha sendiri,” tegasnya.
Mengusung tema “Discover Your Future, Shape Your Career”, Karir Expo 2025 diharapkan tidak sekadar menjadi bursa kerja, tapi juga ruang inspirasi bagi anak-anak muda NTB untuk berani membangun masa depan yang mereka impikan.




