Presiden Joko Widodo, usai meninjau sejumlah posko di Kabupaten Lombok Utara, menggelar dialog dengan para korban terdampak gempa. Didampingi Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Jokowi bercengkrama dan memberi semangat kepada para korban di lapangan Tanjung, KLU, Senin malam (13/08/2018).

Ratusan masyarakat yang menunggu kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu, terlihat antusias menyambut presiden. Dialog antara presiden dengan para korban gempa tersebut, disamping mendengar langsung keluhan mereka, juga untuk menghilangkan rasa trauma akibat gempa.

Saat itu, Jokowi meminta masyarakat agar sabar menghadapi cobaan ini. Termasuk anak anak usia sekolah untuk tetap semangat belajar. Presiden Jokowi menjanjikan bantuan pemerintah, untuk membangun kembali rumah yang roboh. Yaitu, dana sebesar 50 juta untuk rumah yang rusak berat, dan 25 juta untuk yang rusak sedang. Bantuan tersebut, akan dimasukkan dalam rekening dan diawasi oleh pemerintah daerah serta melalui verifikasi.

“Pemerintah akan mulai besok pagi, seribu lebih yang mulai dibantu,”

Presiden berpesan, saat membangun rumah nanti,  masyarakat membangun rumah yang tahan gempa. “Kalau ada apa-apa, rumah kita tetap berdiri kokoh,” ungkap Jokowi. Presiden juga meminta masyarakat untuk membangun rumah secara gotong-royong.

Usai menyampaikan arahan, presiden memudian membagikan bantuan sembako kepada masyarakat. Termasuk buku-buku untuk anak anak usia sekolah yang berada di posko pengungsian tersebut.

Sumber : Humas NTB